Thursday, May 10, 2018

Eksperimen Fisika Sederhana

Banyak sekali eksperimen fisika. Baik yang membosankan, berbahaya, bahkan menyenangkan, dan menarik. Berikut beberapa eksperimen fisika yang sering kita temui dan asyik.



1. Membuat Api dari ES
Percaya tidak, ternyata api dapat dibuat dari es. Ga percaya, mari kita buktikan segera.

Alat dan bahan yang diperlukan:
1. Tempurung kelapa atau mangkuk
2. Kertas dan plastik
3. Air
4. Almari es
5. Rumput kering atau benda yang mudah terbakar
langkah-langkah pembuatan:
* buatlah lensa cembung dari bahan es, begini cara buatnya nih:
1. Tempurung/mangkok dialasi dengan kertas dan plastik (agar es mudah dipisahkan dari tempurung atau mangkok)
2. Isi tempurung/mangkok dengan air
3. Masukkan ke almari es dan tunggu sampai membeku.
4. Pisahkan es dari tempurung.

# pada siang hari (sekitar pukul 11.00 – 13.00) letakkan rumput kering di tanah lapang dan peganglah lensa cembung buatanmu tadi serta arahkan ke cahaya matahari sedemikian rupa sehingga cahaya terpusat pada rumput kering.


2. ROKET MINI

Ya walaupun roket ini tidak sebagus roket air, tapi menarik untuk dibuat karena alat dan bahan yang diperlukan banyak kita temui di rumah dan warung terdekat.

Alat dan bahan :
* Alumunium foil
* Kotak korek api + batang korek api
* Penjepit kertas (paper clip)
* Jarum atau segala apapun yang lurus pokoknya.
* Gunting

Langkah percobaan :
* Gunting alumunium foil dengan lebar 8 cm x 3 cm.
* Potong bagian kepala dari batang korek api dan letakkan di atas alumunium foil. Lihat gambar!

* Gulung bagian ujung kiri alumunium foil sehingga membentuk tabung dengan bagian kepala korek api di tengahnya. Ingat membentuk tabung, jangan ditekan alumunium foilnya.
* Ambil dan luruskan paper clip. Kemudian ujung paper clip tersebut masukkan ke dalam lubang tabung alumunium foil tadi sehingga menyentuh kepala batang korek api. Ingat jangan menyentuh alumunium tapi kepala korek api ya.
* Nah sekarang baru tekan si alumunium sampai rapat.
* Gulung lagi alumunium foil 2-3 kali, kemudian sobek sisanya. Lihat gambar!

* Si ujung alumunium yang dekat paper clip diputar sampai erat, dan si ujung alumunium yang dekat korek api diputar kemudian digunting.
* Lepaskan paper clip terus masukkan jarum pada lubang bekas paper clip tadi.
* Selesai deh roket sederhananya, yang kita perlukan sekarang ialah landasannya.
* Landasannya bisa dari bungkus korek api atau sisa alumunium foil.
* Usahakan agar si roket membentuk sudut 45 derajat. Ayo kenapa? Lihat gambar!

Akhirnya ayo kita nyalakan roketnya!

* Maka terbanglah si roket mini ke angkasa. (Ga juga sih palingan cuma 8-10 meter dah turun lagi)

Konsep Fisika :
Korek api itu (kepalanya) merupakan bahan bakar yang baik untuk roket mini ini. Ketika roket mini ini dinyalakan, maka si kepala korek api ini akan terbakar dan menimbulkan panas dan gas. Karena gas tersebut dikelilingi oleh tembok alumuniumfoil, maka terjadi pengumpulan gas yang sangat tinggi di dalam roket. Dan akhirnya si roket terbang karena dorongan dari gas tersebut.


3. PERAHU BERTENAGA SABUN

Sabun, tak ada hal yang aneh kan? benda tersebut biasanya kalian gunakan untuk mandi dan keperluan rumah tangga lainnya tapi pernahkan kalian mencoba menggunakan sabun sebagai tenaga untuk menggerakkan perahu?! Untuk itu marilahkita membuatnya, perhatikan ya!

Alat dan bahan yang diperlukan:
1. karton yang agak tebal
2. gunting
3. ember/baskom penuh air
4. detergen

Langkah-langkah pembuatan:
* Buatlah rangka perahu dari karton seperti pada gambar kira-kira 7 cm x 3 cm (ukuran dapat disesuaikan). Ini gambarnya:

* Letakkan perahu perlahan ke dalam ember yang telah diisi air.
* Masukkan detergen sedikit demi sedikit di bagain belakang perahu. Dan lihat apakah yang akan terjadi.
* Ternyata perahu akan melaju, mengapa ya? Ini disebabkan karena adanya pengaruh tegangan permukaan. Seperti yang kita tahu, karena adanya gaya kohesi antar molekul air khususnya di bagian permukaan membuat sebuah lapisan tipis dan fleskibel yang disebut tegangan permukaan. Dengan menambah detergen ternyata akan memecah lapisan air dan membuat perahu melaju.

Catatan:
Setelah melakukan satu kali percobaan, bersihkan kembali embernya kemudian gunakan air yang baru jika ingin melakukan percobaannya lagi.


4. LAMPU LAVA SEDERHANA

Percobaan untuk membuat lampu lava sederhana.

Untuk membuat lampu lava ini, sahabat hanya memerlukan bahan-bahan :
* Gelas minum bening
* Minyak sayur
* Garam
* Air
* Pewarna makanan

Langkah Kerja :
1. Tuangkan air ke dalam gelas sekitar 3/4 nya
2. Tambahkan 5 tetes pewarna makanan (warna bebas tergantung selera)
3. Tuangkan secara perlahan-lahan minyak sayur ke dalam gelas. Usahakan agar minyak sayur berada pada lapisan teratas
4. Kemudian taburkan 1 sendok garam di atas lapisan minyak
5. Perhatikan fenomena yang terjadi, jika perlu tambahkan 1 sendok garam lagi untuk melihat efeknya berlanjut

5. BOM

Waduh ini eksperimen ko tentang bom sih? Tenang aja gak berbahaya ko, percobaan ini lumayan lah buat ngejahilin temen-temen di waktu senggang. Nah untuk ngebuatnya, bahanyang kalian butuhkan yaitu :
* Air
* Gelas ukur kecil
* Plastik dengan penutup rapat kayak plastik obat
* Baking soda
* Cuka
* Kertas

Langkah Pembuatan :
* Sobek kertas berbentuk persegi ukuran 10cmx10cm.
* Masukkan 1 sendok baking soda kemudian lipat berbentuk persegi.

# Kedalam wadah plastik masukkan 1/2 gelas kecil cuka dan 1/4 gelas kecil air hangat.
# Setelah itu, masukkan kertas berisi baking soda tadi ke dalam wadad plastik lalu tutup rapat secepatnya.
# Kocok plastik sebentar kemudian menghindar dan tiaraapp! (hahaha gak segitunya kali).

Alhasil BOOOOMMMMM plastik tadi akan meledak seperti bom.
Hooreee

sumber : http://lastgenerationofaksel.blogspot.co.id/2010/02/5-eksperimen-fisika-yang-sangat.html

keren banget!!!

Fenomena Fisika Sederhana

Banyak sekali fenomena alam ini. Fisika adalah ilmu yang mempelajari alam semesta ini. Tapi pernah gak sih kalian perhatikan fenomena-fenomena sederhada seperti gelembung sabun dan pelangi. Kira-kira apa saja fenomena sederhana itu ya?

1. Gelembung Sabun.

terbentuknya gelembung sabun merupakan karena tegangan permukaan. Tegangan permukaan ini merupakan gaya tarik menarik dimana gaya tarik ini akan menarik molekul-molekul air pembentuk sabun sekuat tenaga sehingga membentuk sebuah bangun yang luasnya sangat kecil. Secara matematis, bisa semua luas permukaan bangun yang memungkinkan di bentuk oleh alam, luas bola lah yang paling kecil dari bangun lainnya, karena gaya tarik yang begitu hebat yang menarik molekul air untuk membuat luas permukaan yang sangat kecil itu lah yang memebuatnya berbentuk bulat.Gelembung bulat karena tegangan permukaan menyebabkan lapisan cairan menarik diri ke bentuk yang mungkin paling kompak (stabil). Bentuk kompak di alam adalah bola. Jadi udara di dalam ditahan oleh gaya yang sama di sekeliling gelembung (sampai gelembung tidak pecah).

2. Terjadinya Hujan
Meskipun hujan banyak dipelajari di bidang Biologi. Ternyata awal dari sumbernya adalah bidang fisika.

Proses terbentuknya hujan : berawal dari penguapan  air atau evaporasi yang terjadi di bumi akibat adanya bantuan panas matahari. adanya perpindahan fluida karena penguapan merupakan pengaruh peristiwa konveksi. Konveksi adalah proses pemindahan panas oleh gerak massa suatu fluida dari suatu daerah ke daerah lainnya. kemudian, uap air mengumpul diudara. lalu uap-uap itu mengalami pemadatan (kondensasi). Hasil kondensasi ini yang di sebut awan, dan awan ini bergerak akibat hembusan angin dan membuat awan saling bertindih (membesar saat bertemu).
kemudian terus keatas hingga mencapai atmosfir yang suhunya lebih rendah atau dingin, sehingga membentuk butiran-butiran air/es yang semakin berat dan pada akhirnya mengalami presipitasi yang disebut jatuhnya air ke bumi dan terjadi hujan.

3. Pelangi
Siapa manusia di bumi yang tidak kenal pelangi. Pastinya semuanya tahu pola setengah lingkaran bewarna-warni di langit ini ketika sehabis hujan. Pelangi terjadi ketika ada pembiasan cahaya.
Foto Pelangi
Ketika dibiaskan, cahaya akan berubah arah. Biasanya pembelokan ini terjadi ketika cahaya pindah dari medium satu ke yang lain. Hal ini terjadi karena cahaya bergerak dengan kecepatan berbeda dalam medium berlainan. Ketika memasuki prisma kaca, cahaya akan dibelokkan. Begitu pula jika keluar dari prisma.Selain membiaskan cahaya, prisma memisahkan cahaya putih menjadi komponen warnanya. Warna cahaya yang berlainan ini berbeda frekuensinya, sehingga memiliki kecepatan tempuh berbeda ketika memasuki suatu zat.
Cahaya yang kecepatannya rendah di dalam kaca akan dibelokkan lebih tajam ketika pindah dari udara ke kaca, karena perbedaan kecepatannya berlainan. Tak mengherankan jika komponen yang membentuk cahaya putih dipisahkan berdasarkan frekuensinya ketika melewati kaca. Pada prisma, cahaya akan dibelokkan dua kali, ketika masuk dan keluar, sehingga penyebaran cahaya terjadi.
Tetesan air hujan dapat membiaskan dan menyebarkan cahaya mirip sebuah prisma. Dalam kondisi yang tepat, pembiasan cahaya ini membentuk pelangi. Pelangi terjadi pada pagi atau sore hari, tidak pernah tengah hari, apalagi malam hari. Jika matahari berada di sebelah barat maka pelangi terjadi di sebelah timur, begitu sebaliknya. Pelangi terjadi saat hujan dan tidak pernah terjadi pada saat cuaca cerah. Pelangi itu merupakan proses penguraian bintik air oleh cahaya matahari.



4. Bunyi

Bunyi beragam sekali. Gelombang dan frekuensi yang dihasilkannya dapat membuat kita mendengar beragam nada. baik yang indah maupun sumbang. Contohnya saat kita berteriak, menyanyi, berbicara, bermain musik, dan yang lainnya.
Gelombang bunyi timbul akibat bergetarnya suatu benda, yang kemudian getarannya merambat dalam medium dari suatu lokasi menuju lokasi lainnya. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat dapat merambat melalui medium, misalnya di dalam air, batu bara, atau udara. Medium tempat bunyi merambat akan memindahkan energi getar dengan arah sejajar atau paralel dengan arah rambat gelombang.


5. Kabut
Kabut adalah uap air yang berada dekat permukaan tanah berkondensasi dan menjadi mirip awan. Hal ini biasanya terbentuk karena hawa dingin membuat uap air berkondensasi dan kadar kelembaban mendekati 100%.

Pada umumnya, kabut terbentuk ketika udara yang jenuh akan uap air didinginkan di bawah titik bekunya. Jika udara berada di atas daerah perindustrian, udara itu mungkin juga mengandung asap yang bercampur kabut membentuk kabut berasap, campuran yang mencekik dan pedas yang menyebabkan orang terbatuk. Di kota-kota besar, asap pembuangan mobil dan polutan lainnya mengandung hidrokarbon dan oksida-oksida nitrogen yang dirubah menjadi kabut berasap fotokimia oleh sinar matahari. Ozon dapat terbentuk di dalam kabut berasap ini menambah racun lainnya di dalam udara. Kabut berasap ini mengiritasikan mata dan merusak paru-paru. Seperti hujan asam, kabut berasap dapat dicegah dengan mengehentikan pencemaran atmosfer.


sumber :
http://kelas-fisika.com/2017/12/19/fenomena-pelangi-alangkah-indahmu/
http://physicfisika.blogspot.co.id/2012/04/ternyata-busa-sabun-adalah-sesuatu-yang.html
http://tikarestipratiwi.blogspot.co.id/2013/02/bagaimana-terjadi-hujan-fenomena-fisika.html
https://komangsuardika.blogspot.co.id/2013/01/gelombang-bunyi.html
http://imalutfiana.blogspot.co.id/2014/09/aplikasi-ilmu-fisika-dalam-kehidupan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Kabut

Wednesday, May 9, 2018

Fantasi di Toko Buku Mizan Store

Hai lagi, kawan-kawan. Kali ini aku mau ngereview pengalaman aku saat belanja di mizanstore. Aku memang suka belanja disini. Apalagi kalau membeli novel Fantasteen, karena memang yang menerbitkan semua serinya, hihi.


Oh, iya. Aku belum menceritakan fantasi yang aku alami di toko ini. Waktu pertama kali aku hanya beli dua buku di aplikasi mizanstore. Dan juga di websitenya di https://mizanstore.com/. Aku suka karena sekarang ada chat Q&A langsung dan para penjawab yang asyik dan menyenangkan. Informasi yang diberikan oleh adminnya pun jelas dan baik-baik. Aku ingat namanya yang tertera disana itu Ghendis. Dan masih banyak lagi admin di ikon wanita berhijab dengan microphone dan headphonennya.
Perlu kalian ketahui, aku pernah masuk ke markas besar tempat ini. Disana begitu sepi dan damai. Disamping gudang buku dan diseberang toko buku outdoor itu. Ada Gedung kaca yang berisi buku-buku aneh. Dan disebelah gedung itu adalah penerbitan buku-buku itu.
Setelah itu, aku memutuskan untuk memantaunya dengan via online. Aku mencari buku-buku aneh dan tidak biasa. Dan mereka menjualnya dengan harga yang murah dari toko buku yang lain. Apalagi kadang ada diskon lagi di bulan atau hari tertentu. Ya, toko buku ini memang bagus. Dan pelayanannya di toko online juga sangat mudah. Dan pengirimannya, lumayan. Hehe.
Tapi ada sesuatu yang aneh waktu terakhir kali aku memesan buku disana. Biasanya jika ada libur maka pemesanan akan sedikit lama, tapi yang ini tidak. Dan lebih anehnya lagi, sebelum ada email pemberitahuan tentang terkirimnya pesanan, paketnya sudah diterima setelah sehari aku menerima buku pesananku. Bukan masalah, sih. Tapi keren juga.
Awalnya aku membeli buku di mizanstore hanya untuk mencari inspirasi untuk novel yang ingin kubuat. Tapi akhirnya aku menemukan hobi baru yaitu membaca buku, novel.
Lanjut ke fantasiku. Di websitenya, ada banyak sekali kategori. Tapi hanya satu yang ingin kucari. Berbagai buku novel. Aku lebih suka membeli buku pelajaran secara langsung jadi aku tidak kepikiran beli disini. Lagian aku bisa pinjam (wkwk). Ada banyak judul yang aku lihat dan harganya kurang dari seratus ribu. Tunggu ternyata ada yang lebih dari itu. Aku akhirnya melakukannya. Membeli beberapa buku di toko buku online itu, dengan uangnya kakakku, dan juga rekeningnya. Untungnya tidak perlu kena biaya admin dan tidak perlu lagi konfirmasi pembayaran. Mudah bukan?
Dan Akhirnya aku menerima pesananku. Apa yang ada didalammya ya. Oh, tidak. Kurasa buku yang aku pesan bukan buku biasa. Makhluk itu keluar begitu saja ketika aku membuka lembaran pertama buku itu. Aku tidak tahu harus apa. Aku membaca halaman di buku itu.
"Kau harus menunggu pembeli selanjutnya untuk memasukkan monster itu kembali ke buku ini!"
Ada yang bisa membantu? Aku tidak mau hidupku tambah kacau dengan monster gila ini di rumahku.
.........................................................................................................................................................

Baiklah itu saja reviewku untuk toko buku mizanstore online. terima kasih
P.S doakan aku menang untuk kompetisi blog review ini.



Sampai jumpa.
Ngomong-Ngomong monsternya tidak kabur lagi, kan?

Istilah Menarik Tentang Pembaca Buku

Hai, kawan-kawan. Siapa disini yang suka baca buku. Mulai dari buku novel, komik, astronomi,fisika, kosmologi... Tunggu kenapa jadi tentang fisika semua. Wkwk.
Ternyata ada tipe-tipe pembaca buku di dunia buku.
Ini dia 10 istilah yang sering kita dengar dan unik-unik banget.

1. Tsundoku

Istilah tsundoku berasal dari bahasa Jepang yang dapat diartikan dengan ‘kondisi atau keadaan ketika seseorang membeli buku, tetapi tidak membacanya.’ Istilah ini diambil dari kata “tunde oku’ yang dapat diartikan ‘membiarkan sesuatu yang menumpuk dan ditulis’. Seiring berjalannya waktu, kata “oku” (おく) dalam kata “tsunde oku” berganti menjadi “doku” (読) yang berarti membaca.

2. Bibliophile

Di Indonesia, mungkin kamu sering mendengar istilah kutu buku. Nah, secara umum, kutu buku ini sama dengan bibliophile. Seorang bibliophile adalah orang benar-benar sangat mencintai buku. Buku seolah dianggap sebagai teman sejati sehingga seorang bibliophile akan merawat koleksi bukunya dengan sangat baik, selain tentu saja membacanya (tidak seperti tsundoku, hehe).

3. Logophile

Suka mengoleksi quote-quote bagus dari sebuah buku? Atau punya kesenangan khusus tiap kali kamu membaca kata atau kalimat yang bagus dari sebuah buku? Kemungkinan besar, kamu adalah seorang logophile! Logophile adalah istilah yang digunakan bagi mereka yang sangat mencintai kata-kata yang ada di dalam buku.

4. Bibliobobuli

Beberapa orang punya kemampuan membaca di atas rata-rata. Ada orang yang mampu membaca satu novel tebal dalam waktu kurang dari satu jam! Untuk orang dengan kemampuan luar biasa ini, ada sebutan khusus. Bibliobobuli adalah sebutan bagi mereka yang memiliki kemampuan membaca yang luar biasa, di luar kemampuan baca pada umumnya. Apakah kamu adalah seorang bibliobobuli?

5. Book Hangover

Baru selesai membaca Aroma Karsa dan sampai saat ini belum bisa move on dari Jati Wesi dan Puspa Karsa? Jangan-jangan kamu kena book hangover! Book Hangover adalah istilah yang digunakan bagi seseorang yang masih terjebak di dunia yang dibangun sebuah buku. Ketika mengalami book hangover, seseorang tidak bisa membedakan dunia nyata dan dunia buku. Jika membaca buku fiksi seperti Harry Potter, misalnya, bisa-bisa orang itu menggunakan mantra “alohomora” untuk membuka pintu, alih-alih menggunakan kunci.

6. Librocubicularist

Coba sebutkan tempat favoritmu untuk membaca buku. Perpustakaan, ruang tamu, di kafe, atau malah di kereta ketika pulang kerja? Di antara semua tempat yang sudah disebut, masih ada satu tempat paling nyaman untuk membaca. Yap, di mana lagi kalau bukan di tempat tidur! Librocubicularist adalah istilah yang digunakan bagi mereka yang suka membaca di tempat tidur. Berarti, kita semua librocubicularist dong?

7. Abibliophobia

Pernah nggak membaca sebuah buku, tetapi dengan sengaja tidak segera menyelesaikannya? Kamu terlalu takut menghabiskannya karena takut kehabisan bahan bacaan untuk satu minggu atau satu bulan ke depan. Padahal keesokan hari ketika datang ke toko buku, kamu membeli satu buku lagi, dan siklus itu terulang kembali. Itulah yang biasa dilakukan seseorang yang terkena sindrom abibliophobia. Abibliophobia adalah istilah yang digunakan oleh orang yang takut kekurangan bahan bacaan sehingga sering kali tak menyelesaikan bukunya.

8. Bibliotaphs

Kadang, dengan alasan mencintai sebuah buku, seseorang bisa berperilaku berlebihan. Menyampul buku dengan sampul plastik mungkin masih normal saja di telinga kita. Tetapi, ada loh orang yang begitu menyayangi bukunya hingga punya tempat khusus seperti lemari kaca untuk melindungi bukunya dari debu dan kotoran, serta menggunakan berbagai cara agar bukunya tak mudah rusak. Membacanya menggunakan sarung tangan, seolah-olah buku tersebut adalah benda yang sangat berharga! Wah, jangan tertawa ya, karena memang orang-orang yang bahkan sengaja menyembunyikan buku terbaiknya itu agar tak diketahui orang sehingga tak ada yang meminjamnya. Mereka termasuk golongan bibliotaphs.

9. Bibliognost

“Saya tahu kutipan kalimat ‘huruf-huruf berjatuhan ke sisa hujan menjelma daun demi daun merapatkan kenangan’ ada di dalam buku Sajak-sajak untuk Pingkan halaman 27 yang menjadi bonus buku Yang Fana adalah Waktu yang baru terbit bulan Maret 2018, kan?”

Coba cocokkan dalam buku yang kamu punya. Tepatkah pernyataan di atas? Tak perlu takjub karena di dunia ini, memang ada orang yang punya ingatan sehebat itu. Mereka yang memiliki kemampuan yang detail dalam mengingat bagian penting dari buku disebut bibliognost. Seringkali, seorang bibliognost bahkan mampu menyatakan secara akurat sampai letak dalam paragraf!

10. Book Shiffer

Pernah lihat orang yang mengendus bau buku yang sedang dipegangnya? Atau kamu adalah salah satu dari mereka? Tenang, kamu nggak sendirian, kok. Di dunia ini sepertinya ada banyak orang yang suka melakukan hal tersebut sehingga dibuat istilah khusus untuk mereka. Book shiffer adalah istilah khusus bagi mereka yang suka bau kertas atau bau buku, baik itu buku baru atau pun buku lama. Apakah jenis buku e-book termasuk ya, hihi.

Itu dia 10 istilah menarik tentang dunia buku. Kira-kita kita termasuk yang mana ya?

sumber : http://blog.mizanstore.com/10-istilah-menarik-tentang-buku-yang-perlu-kamu-tahu/
[Hanung W L/Copywriter Mizanstore]

Thursday, May 3, 2018

Ilmuwan Islam Fisika dalam Bidang Astronomi

Astronomi merupakan ilmu pengetahuan tertua di bumi. Ilmu Astronomi yang dijuluki 'Ratu Sains' ini memang tidak pernah bosan untuk dipelajari berbagai kalangan manusia. Sejak dahulu manusia di bumi terkagum dengan bintang-bintang dan benda langit lainnya.
Jejak astronomi tertua ditemukan dalam peradaban bangsa Sumeria dan Babilonia yang tinggal di Mesopotamia (3500 – 3000 SM). Bangsa Sumeria hanya menerapkan bentuk-bentuk dasar astronomi. Pembagian lingkaran menjadi 360 derajat berasal dari bangsa Sumeria. Orang Sumeria juga sudah mengetahui gambaran konstelasi bintang sejak 3500 SM. Mereka menggambar pola-pola rasi bintang pada segel, vas, dan papan permainan. Nama rasi Aquarius yang dikenal saat ini berasal dari bangsa Sumeria. Setelah runtuhnya kebudayaan Yunani dan Romawi pada abad pertengahan, maka kiblat kemajuan ilmu astronomi berpindah ke bangsa Arab. Astronomi berkembang begitu pesat pada masa keemasan Islam (8 – 15 M). Karya-karya astronomi Islam kebanyakan ditulis dalam bahasa Arab dan dikembangkan para ilmuwan di Timur Tengah, Afrika Utara, Spanyol dan Asia Tengah.
Salah satu bukti dan pengaruh astronomi Islam yang cukup signifikan adalah penamaan sejumlah bintang yang menggunakan bahasa Arab, seperti Aldebaran dan Altair, Alnitak, Alnilam, Mintaka (tiga bintang terang di sabuk Orion), Aldebaran, Algol, Altair, Betelgeus.

1. Al-Biruni : Penemu Gaya Gravitasi
Perlu kita ketahui sebagai muslim bahwa penemu gaya gravitasi bukan hanya Pak Isaac Newton. Abu Raihan Muhammad ibn Ahmad Al Biruni, ilmuwan besar ini dilahirkan pada 362 H atau bulan September 973 M, di desa Khath yang merupakan ibukota kerajaan Khawarizm, Turkmenistan (kini kota Kiva, wilayah Uzbekistan). Ia lebih dikenal dengan nama Al Biruni. Dibesarkan dalam keluarga yang taat beragama. Prestasi paling menonjol di bidang fisika ilmuwan Muslim yang pertama kali memperkenalkan permainan catur ke negeri-negeri Islam ini adalah tentang penghitungan akurat mengenai timbangan 18 batu. Selain itu, ia juga menemukan konsep bahwa cahaya lebih cepat dari suara. Dalam kaitan ini, Al-Biruni membantah beberapa prinsip fisika Aristotelian seperti tentang gerak gravitasi langit, gerak edar langit, tempat alamiah benda serta masalah kontinuitas dan diskontinuitas materi dan ruang.
Dalam membantah dalil kontinuitas materi yang menyatakan, benda dapat terus-menerus dibagi secara tak terhingga, Al-Biruni menjelaskan bahwa jika dalil itu benar tentu benda yang bergerak cepat tidak akan pernah menyusul benda yang mendahuluinya, namun bergerak lambat. Kenyataannya, urai Al-Biruni, dalam pengamatan kita, benda yang bergerak cepat dapat menyusul benda yang mendahuluinya seperti bulan yang mendahului matahari karena gerak bulan jauh lebih cepat daripada matahari. Lalu Al-Biruni menjelaskan bahwa alangkah hinanya jika kita menafikan pengamatan atas kenyataan itu. Sebagai seorang fisikawan, Al-Biruni memberikan sumbangan penting bagi pengukuran jenis berat (specific gravity) berbagai zat dengan hasil perhitungan yang cermat dan akurat. Konsep ini sesuai dengan prinsip dasar yang ia yakini bahwa seluruh benda tertarik oleh gaya gravitasi bumi. Teori ini merupakan pintu gerbang menuju hukum-hukum Newton 500 tahun kemudian. Al Biruni juga mengajukan hipotesa tentang rotasi bumi di sekeliling sumbunya. Konsep ini lalu dimatangkan dan diformulasikan oleh Galileo Galilei 600 tahun setelah wafatnya Al Biruni.


Berikut karya-karya Al-Biruni 

Karya (Buku) yang ditulis oleh Al-Biruni dalam bahasa Persia (bahasa ibunya) dan bahasa Arab.

  1. Ketika berusia 17 tahun, dia meneliti garis lintang bagi Kath, Khwarazm, dengan menggunakan altitude maksima matahari.

  2. Ketika berusia 22, dia menulis beberapa hasil kerja ringkas, termasuk kajian proyeksi peta, "Kartografi", yang termasuk metodologi untuk membuat proyeksi belahan bumi pada bidang datar.

  3. Ketika berusia 27, dia telah menulis buku berjudul "Kronologi" yang merujuk kepada hasil kerja lain yang dihasilkan oleh dia (sekarang tiada lagi) termasuk sebuah buku tentang astrolab, sebuah buku tentang sistem desimal, 4 buku tentang pengkajian bintang, dan 2 buku tentang sejarah.

  4. Dia membuat penelitian mengenai jari-jari Bumi senilai 6.339,6 kilometer (hasil ini diulang di Barat pada abad ke 16).

5. Dia juga menulis 120 di bidang Matematika.

2. Al-Battani
Al Battani (sekitar 850– 923) adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Arab. nama lengkap: Abū Abdullāh Muhammad ibn Jābir ibn Sinān ar-Raqqī al-Harrani as-Sabi’ al-Battānī), lahir di Harran dekat Urfa. Salah satu pencapaiannya yang terkenal adalah tentang penentuan tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik.
Al Battani juga menemukan sejumlah persamaan trigonometri:


Beliau juga memecahkan persamaan sin x = a cos x dan menemukan rumus:


dan menggunakan gagasan Al-Marwazi tentang tangen dalam mengembangkan persamaan-persamaan untuk menghitung tangen, cotangen dan menyusun tabel perhitungan tangen.

Sejumlah karya tentang astronomi terlahir dari buah pikirnya. Salah satu karyanya yang paling populer adalah al-Zij al-Sabi. Kitab itu sangat bernilai dan dijadikan rujukan para ahli astronomi Barat selama beberapa abad, selepas Al-Battani meninggal dunia. Ia berhasil menentukan perkiraan awal bulan baru, perkiraan panjang matahari, dan mengoreksi hasil kerja Ptolemeus mengenai orbit bulan dan planet-planet tertentu.
Al-Battani juga mengembangkan metode untuk menghitung gerakan dan orbit planet-planet. Ia memiliki peran yang utama dalam merenovasi astronomi modern yang berkembang kemudian di Eropa.

3. Al Farghani

Abu’l-Abbas Ahmad ibn Muhammad ibn Kathir al-Farghani. Ia merupakan salah seorang sarjana Islam dalam bidang astronomi yang amat dikagumi. Beliau adalah merupakan salah seorang ahli astronomi pada masa Khalifah Al-Ma’mun. Dia menulis mengenai astrolabe dan menerangkan mengenai teori matematik di balik penggunaan peralatan astronomi itu. Al-Farghani melakukan eksperimen untuk menentukan diameter bumi. Ia menjabarkan pula jarak dan diameter planet-planet lainnya. Astronom ini juga memperkenalkan istilah-istilah dari bahasa Arab asli seperti azimuth, zenith, nadir, dan sebagainya. Al-Farghani menulis dua karya yang masyhur. Salah satunya adalah Fi al-Harakat al-Samawiya wa Jawami Ilm al-Nujum. Buku tersebut mengupas gerakan celestial dan kajian atas bintang. Naskah asli berbahasa Arab kedua buku itu sampai saat ini masih tersimpan di Paris (Prancis) dan Berlin (Jerman).

Pada abad ke-12 M, karya Al-Farghani telah diterjemahkan dengan judul The Elements of Astronomy. Terjemahan ini telah memberi pengaruh besar bagi perkembangan astronomi di Eropa sebelum masa Regiomontanus.

4. Jabir Ibn Aflah (1145M)
 
Sejatinya Jabir Ibn Aflah atau Geber adalah seorang ahli matematik Islam berbangsa Spanyol. Namun, Jabir pun ikut memberi warna da kontribusi dalam pengembangan ilmu astronomi. Geber, begitu orang barat menyebutnya, adalah ilmuwan pertama yang menciptakan sfera cakrawala mudah dipindahkan untuk mengukur dan menerangkan mengenai pergerakan objek langit. Jabir bin Aflah adalah astronom Muslim pertama di Eropa yang membangun observatorium Giralda. Observatorium ini terletak di kota kelahirannya, Serville.
Adapun karya astronominya antara lain buku berjudul The Book of Astronomy. Salinan buku ini sampai sekarang masih tersimpan di Berlin. Dalam buku tersebut, Jabir dengan tajam mengkritik beberapa pandangan dan pikiran astronom Ptolemaneus, terutama pendapat yang menegaskan bahwa planet-planet yang paling dekat dengan matahari–merkurius dan venus–tidak mempunyai nilai parallax, yaitu perubahan kedudukan suatu benda karena perpindahan tempat pengamatan. Jabir sendiri memberi nilai parallax sekitar 3 derajat untuk matahari. Juga menyatakan bahwa planet-planet lebih dekat dengan bumi daripada dengan matahari.

5. Ibnu Syina
Mesikipun Ibnu Syna sangat terkenal di bidang kedokteran. Dalam bidang Astronomi pun ia juga berkarya.
Ibnu Sina bernama lengkap Abū ‘Alī al-Husayn bin ‘Abdullāh bin Sīnā. Ibnu Sina lahir pada 980 di Afsyahnah daerah dekat Bukhara, sekarang wilayah Uzbekistan dan meninggal bulan Juni 1037 di Hamadan,Persia (Iran). Syeikhur Rais, Abu Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina, yang dikenal dengan sebutan Ibnu Sina atau Aviciena lahir pada tahun 370 hijriyah di sebuah desa bernama Khormeisan dekat Bukhara. Sejak masa kanak-kanak, Ibnu Sina yang berasal dari keluarga bermadzhab Ismailiyah sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya. Ibnu juga memiliki peran besar dalam mengembangkan berbagai bidang keilmuan. Beliau menerjemahkan karya Aqlides dan menjalankan observatorium untuk ilmu perbintangan. Dalam masalah energi Ibnu Sina memberikan hasil penelitiannya akan masalah ruangan hampa, cahaya dan panas kepada khazanah keilmuan dunia. Beliau setuju bahwa kecepatan cahaya pasti terbatas. 

Metafisika
Filsafat dan Islam metafisika Islam awal, dijiwai karena dengan teologi Islam, membedakan lebih jelas daripada Aristotelianisme antara esensi dan eksistensi. Sedangkan keberadaan adalah domain dari kontingen dan disengaja, esensi bertahan dalam makhluk luar disengaja. Filsafat Ibnu Sina, terutama bagian yang berkaitan dengan metafisika, berutang banyak al-Farabi. Pencarian untuk filsafat Islam definitif terpisah dari okasionalisme dapat dilihat pada apa yang tersisa dari karyanya.
Setelah memimpin al-Farabi, Ibnu Sina memulai penyelidikan penuh ke dalam pertanyaan dari makhluk, di mana ia membedakan antara esensi (Mahiat) dan keberadaan (Wujud). Dia berargumen bahwa fakta keberadaan tidak dapat disimpulkan dari atau dicatat dengan esensi dari hal-hal yang ada, dan bentuk yang dan materi sendiri tidak dapat berinteraksi dan berasal gerakan alam semesta atau aktualisasi progresif hal yang ada. Keberadaan harus, karena itu, disebabkan agen-penyebab yang mengharuskan, mengajarkan, memberikan, atau menambah eksistensi ke esensi. Untuk melakukannya, penyebabnya harus menjadi hal yang ada dan hidup berdampingan dengan efeknya.
Pertimbangan Avicenna dari pertanyaan esensi-atribut dapat dijelaskan dalam hal analisis ontologis tentang modalitas menjadi; yaitu kemustahilan, kontingensi, dan kebutuhan. Avicenna berpendapat bahwa makhluk tidak mungkin adalah bahwa yang tidak bisa eksis, sementara kontingen sendiri (mumkin bi-dhatihi) memiliki potensi untuk menjadi atau tidak menjadi tanpa yang melibatkan kontradiksi. Ketika diaktualisasikan, kontingen menjadi 'ada diperlukan karena apa yang selain itu sendiri' (wajib al-wujud bi-ghayrihi). Jadi, kontingensi dalam dirinya adalah potensi beingness yang akhirnya bisa diaktualisasikan oleh penyebab eksternal selain itu sendiri. Struktur metafisik kebutuhan dan kontinjensi berbeda. makhluk diperlukan karena itu sendiri (wajib al-wujud bi-dhatihi) benar dalam dirinya sendiri, sedangkan makhluk kontingen adalah 'palsu dalam dirinya sendiri' dan 'benar karena sesuatu yang lain selain itu sendiri'. Yang diperlukan adalah sumber keberadaan sendiri tanpa adanya dipinjam. Ini adalah apa yang selalu ada.
The Necessary ada 'karena-to-Its-Self', dan tidak memiliki hakikat / esensi (mahiyya) selain keberadaan (wujud). Selanjutnya, Ini adalah 'One' (wahid ahad) karena tidak bisa ada lebih dari satu 'Diperlukan-yang Ada-karena-to-Hakikat' tanpa differentia (fasl) untuk membedakan mereka dari satu sama lain. Namun, untuk meminta differentia mensyaratkan bahwa mereka ada 'karena-to-diri' serta 'karena apa yang selain diri mereka sendiri'; dan ini bertentangan. Namun, jika tidak ada differentia membedakan mereka dari satu sama lain, maka tidak ada rasa di mana ini 'Existent' tidak satu dan sama. [38] Ibnu Sina menambahkan bahwa 'Diperlukan-yang Ada-karena-to-Hakikat' tidak memiliki genus (jins), atau definisi (hadd), maupun rekan (nTambahkan) atau berlawanan (melakukan), dan terlepas (bari) dari materi (madda), kualitas (kayf), kuantitas (kam), tempat (ain ), situasi (segumpal), dan waktu (waqt).

Masih banyak lagi ilmuwan fisika di bidang astronomi. Baik jaman dahulu ataupun jaman sekarang.
Kamukah salah satunya?


sumber :
https://rizkifisthein.wordpress.com/2013/01/18/sejarah-ilmuwan-fisika-islam/
http://hardiantoe.blogspot.co.id/2015/06/4-tokoh-dalam-bidang-fisika-yang-paling.html
http://penjagahati-zone.blogspot.co.id/2011/01/ilmuwan-muslim-dalam-bidang-astronomi_2297.html
wikipedia & google